Sport Biomechanics

Olahraga biomekanik adalah studi berbasis kuantitatif dan analisis atlet profesional dan kegiatan olahraga secara umum. Dalam pengertian Fisika, biomekanik hukum mekanika diterapkan dalam rangka untuk mendapatkan pemahaman yang lebih besar dari kinerja atletik melalui pemodelan matematika, simulasi komputer dan pengukuran. Biomekanik adalah studi tentang struktur dan fungsi sistem biologis dengan cara metode "mekanik." - Yang merupakan cabang fisika yang melibatkan analisis tindakan pasukan. Dalam "mekanik" ada dua sub-bidang studi: statika, yang merupakan studi tentang sistem yang berada dalam keadaan gerak konstan baik saat istirahat (tanpa gerak) atau bergerak dengan kecepatan konstan; dan dinamika, yang merupakan studi tentang sistem dalam gerakan di mana percepatan hadir, yang mungkin melibatkan kinematika (ilmu yang mempelajari gerak tubuh terhadap waktu, perpindahan, kecepatan, dan kecepatan gerakan baik dalam garis lurus atau dalam arah putar) dan kinetika (studi pasukan terkait dengan gerakan, termasuk pasukan menyebabkan gerakan dan kekuatan yang dihasilkan dari gerak).

Senin, 16/5/2016

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S DewaBroto didamping ioleh PltSekretaris Deputi Hj.Suryati dan Ketua Pelaksana Rita S secara resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga di The Bellezza Suites Jakarta. PltSekretaris Deputi menyampaikan dalam sambutanya bahwa kegiatan inisudah lama di rencanakan persiapanya, namun perihal masalah lambatnya DIPA di kementerian yan...

(junaidi)

Selengkapnya

image

 

Ragunan,Jakarta


Selasa tgl,24 November 2015 Bidang Biomekanik dan Kebugaran Jasmani Pusat Pengembangan IPTEK dan Kesehatan Olahraga Nasional,Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga mengadakan tes Analisa Biomekanik pada Atlet sekolah khusus Olahragawan Ragunan ,salah satu Atlet yang di analisa adalah cabang olahraga Renang 11 orang,Atletik 14 orang,senam 14 orang,panahan 6 orang dan Tenis Lapang 6 orang.K...

(junaidi)

Selengkapnya

image

Cantik belum tentu sehat. Begitulah kalimat yang tepat bagi Anda penyuka tumit tinggi. Para peneliti di California menyatakan, wanita lebih sering terkena Osteoarthritis karena lebih suka menggunakan tumit tinggi dibandingkan para pria.

Khususnya pengguna heels diatas 3,5 centimeter, bahaya Osteoarthritis tidak dapat dihindari. Diketahui dari Daily Mail, tidak hanya Osteoarthritis, remati...

(gebe)

Selengkapnya

image

KOMPAS.com - Ketika berlibur ke pantai atau menikmati waktu luang, sandal jepit 
merupakan salah satu pilihan alas kaki yang paling nyaman untuk dikenakan. Selain ringan, sandal jepit pun relatif mudah untuk dibersihkan jika kotor terkena noda. Namun, jangan salah, sandal jepit pun memiliki efek samping bagi kaki Anda. 

Dr Jackie Sutera DPM, seorang podiatris dan juru bicara Am...

(gebe)

Selengkapnya

copyright 2015 . Sport Science Kemenpora . All Right Reserved