Fisioterapis  adalah seseorang yang telah lulus pendidikan formal fisioterapi dan kepadanya diberikan kewenangan tertulis untuk melakukan tindakan fisioterapi atas dasar keilmuan dan kompetensi yang dimilikinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Di Indonesia, fisioterapis bisa dikatakan satu profesi baru. Tapi, di negara-negara barat, pekerjaan ini sudah jadi bagian dari keseharian masyarakat. Profesi ini bekerja secara independen di samping dokter, spesialis, dan paramedik yang lain, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

Sebagaimana dokter spesialis, setelah mendapat gelar Bachelor of Arts, seorang fisioterapis pun dapat menempuh jalur khusus lagi. Ada yang menjadi fisioterapis anak, fisioterapis olahraga, manual fisioterapis, fisioterapis syaraf, fisioterapis untuk RS, atau spesialisasi-spesialisasi lainnya. Namun di Indonesia belum ada instansi yang secara khusus membuka jenjang untuk spesialisasi fisioterapi ini, masih dalam bentuk seminar dan pelatihan-pelatihan / workshop.

Di sini akan dibahas sedikit mengenai fisioterapis olahraga. Pekerjaan utama dari fisioterapis olahraga sendiri bermacam-macam. Mulai dari membuat program-program latihan untuk atlet yang cedera, membuat penilaian terhadap cedera-cedera yang terjadi, membuat program latihan spesifik yang sesuai dengan jenis olahraga.

Lebih spesifiknya lagi, dalam sebuah tim olahraga, seorang fisioterapis akan memberi masukan kepada pelatih mengenai situasi dan kondisi dari seorang pemain. Apakah pemain bersangkutan siap untuk bermain dalam sebuah pertandingan, apakah dia fit, dan berapa menit kira-kira waktu bermainnya. Di dalam tim, fisioterapis juga menyiapkan porsi latihan khusus dan terpisah untuk pemain yang cedera.

Satu hal yang penting diingat: pijat/urut/massage bukan merupakan bagian, atau tugas, dari seorang fisioterapis. Urut tentu saja sangat penting untuk seorang atlet, karena otot yang pegal dan capai harus dilemaskan lagi. Hanya saja, urut dilakukan terhadap pemain yang sedang tidak cedera. Urut pun dilakukan oleh seorang masseur yang juga memiliki sertifikat.

Asam laktat dalam darah pada tubuh atlet akan meningkat pada saat berlatih atau bertanding disebabkan karena saat berlatih dan bertanding mengeluarkan energi dari tubuh. Sehingga penganan asam laktat dalam darah yang terjadi pada atlet secara berlebihan yang akan menimbulkan cedera pada otot harus segera diperhatikan, sebagai salah satu unsur penunjang peningkatan prestasi.

Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh fisioterapis kepada atlet, disesuaikan dengan bentuk pelayanan kesehatan yang ada, yaitu dengan menjalankan tiga tujuan utama diantaranya :
  1. Tujuan Preventif, Dalam hal ini, fisioterapis bertugas untuk menjauhkan sejauh mungkin para atlet dari hal-hal yang bertentangan dengan gangguan kesehatan, seperti pengetahuan untuk menjalankan persiapan atau pemanasan dengan baik, gerakan-gerakan yang tidak sesuai dengan anatomi sendi (supaya tidak mudah mengalami cedera), dsb.
  2. Tujuan Kuratif, Bagian ini bertugas memberikan terapi kepada atlet yang telah mengalami cedera atau gangguan yang dialami atlet dalam melakukan cabang olahraganya. Tujuannya jelas, yaitu menyembuhkan atlet dari cedera yang dialami, sehingga atlet dapat bermain seperti sedia kala.
  3. Tujuan Rehabilitatif, Tidak semua cedera yang dialami atlet dapat diberikan penangan dan langsung selesai, namun pada beberapa kasus memerlukan suatu program terapi yang memerlukan jangka waktu tertentu. Disinilah fisioterapis mengawal dalam program terapi atlet hingga tercapai kesembuhan pada atlet. (irf.)

Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Fisioterapi

http://www.bimbie.com/fisioterapi-olah-raga.htm

http://pendidikanjasmani13.blogspot.com/2012/04/fisioterapis-bagi-atlet.html

http://sport.detik.com/aboutthegame/read/2013/09/02/083332/2346497/1497/2/mengenal-peran-fisioterapis-dalam-olahraga

http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/penelitian/Ali%20Satia%20Graha,%20S.Pd.,%20M.Kes/MANFAAT%20SPORT%20MASSAGE%20PADA%20ASAM%20LAKTAT%20TUBUH.pdf

copyright 2015 . Sport Science Kemenpora . All Right Reserved